Breaking News

Bangun Rumah Panggung Di Kampung Melayu, Anies Dikritik PDIP

graphiste – Gembong Warsono, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta, mengkritik rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk merenovasi 40 rumah di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, menjadikannya model panggung.

Bangun Rumah Panggung Di Kampung Melayu, Anies Dikritik PDIP

Kawasan Kampung Melayu merupakan salah satu daerah yang paling sering mengalami banjir di ibu kota.

“Yang ingin saya tanyakan adalah apakah Pak Anis mau menyelesaikan masalah banjir, atau mau bangun rumah panggung. Kalau tujuannya membangun rumah panggung itu bagus, tapi kalau tujuan Pak Anis adalah untuk mengatasi banjir, “Ini tidak menyelesaikan masalah banjir. (Senin) (5/4), kata Gembong.

Gembong mengatakan, Anies dan jajaran Pemprov DKI tidak pernah membahas soal konversi rumah panggung dengan DPRD. Dia belum bisa memastikan apakah akan merenovasi puluhan rumah.

Dia berkata: “Kami masih belum tahu rencana siapa, dan kami tidak tahu apakah itu program Dinas SDA, atau Dinas perumahan.”

Gembong mengatakan bahwa normalisasi sungai adalah cara ampuh untuk mengatasi banjir di Kampung Melayu. Menurutnya, normalisasi sungai juga bisa mengatasi masalah tata ruang Kampung.

Ia mengatakan: “Oleh karena itu, dalam menangani banjir, hanya satu SKPD yang tidak bisa menanganinya. Ini harus kerja sama semua SKPD karena banyak kendala dalam penanganan banjir.”

Selain itu, kata Gembong, langkah Pemprov DKI Jakarta merenovasi puluhan rumah di Kampung Melayu menjadi model panggung juga bisa menimbulkan kecemburuan sosial kepada masyarakat di daerah lain yang kerap dilanda banjir.

“Pasti akan menimbulkan kecemburuan sosial. Misalnya masyarakat Cikoko di Jakarta selatan, daerah saya bisa aja bilang : Emang yang mengalami banjir cuma kampung melayu doang pak ?, apakah daerah lain tidak banjir? Katanya

Sebelumnya, akun Instagram resmi Pemprov DKI Jakarta menunjukkan ada 40 rumah di RT 13/04 Kampung Melayu RT Jatinegara, Jakarta Timur yang akan direnovasi menjadi model panggung.

“Rumah warga akan dibagi menjadi tiga lantai. Bagian atas akan digunakan sebagai rumah, dan bagian bawah akan dibuat model interaksi komersial dan sosial setinggi 3,5 meter. Sebelum Lebaran rencananya kita target ini sudah selesai, kata Walikota Jakarta Timur, Muhammad Anwar. di Instagram Pemprov DKI Jakarta.

Saat musim hujan tiba, kawasan Kampung Melayu kerap dilanda banjir. Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Baznas Bazis DKI dan Karya Bakti TNI untuk menginisiasi program bedah kampung di kampung Melayu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *