Breaking News

Jika Diminta AHY, Munarman Siap Membela Hukum Demokrat

graphiste-internet – Mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman mengaku siap membantu jika diminta Partai Demokrat kepemimpinanan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dia akan selalu berada di pihak yang terzalimi.

Jika Diminta AHY, Munarman Siap Membela Hukum Demokrat

“Bentuk pembelaan adalah secara hukum, itu pun kalau pihak AHY minta,” kata Munarman dalam keterangannya, Kamis (19/3) malam.

Munarman enggan mengiyakan ketika ditanya pertemuannya dengan pengurus Partai Demokrat di tengah kisruh yang sedang terjadi. Dia hanya mengatakan bakal selalu berdiri di belakang mereka yang terzalimi.

“Jadi Begini, prinsip saya dari dulu selalu membela pihak yang terzalimi. Jadi siapapun bila mengalami perlakuan zalim dari pihak lain, maka saya Stand with them.”

Seperti diketahui, Front Pembela Islam (FPI) dan Partai Demokrat yang kerap mengkritisi pemerintah mengalami kendala hukum. FPI telah dibubarkan oleh pemerintah.

Di saat yang sama, Partai Demokrat tengah menghadapi gerakan untuk mengambil alih manajemen AHY. Kepala Staff Presiden (KSP), Moeldoko disebut-sebut terlibat.

Moeldoko dilantik sebagai ketua umum Partai Demokrat oleh Kongres Luar Biasa(KLB) di Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara pada 5 Maret lalu. KLB sendiri diprakarsai oleh banyak kader yang sebelumnya diberhentikan oleh AHY.

Feri Amsari, Pakar Hukum Universitas Andalas, mengatakan Istana Kepresidenan sudah mengetahui kepindahan Moeldoko. Padahal, menurutnya, Moeldoko kemungkinan mendapat restu.

Tenaga ahli Utama Kantor Staff Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, membantah anggapan tersebut. Menurut dia, Presiden Jokowi tidak tahu apa-apa soal tindakan Moeldoko dalam kisruh Partai Demokrat.

Ngabalin dalam acara d’Rooftalk mengatakan: “Bahkan istri saya dan Pak Presiden tidak mengenal saya,”: Perebutan kekuasaan Demokrat yang disiarkan oleh detikcom, Rabu (10/3).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *